Implementasi Keamanan Sistem Informasi pada Web Server Berbasis PHP Menggunakan Windows Server 2003
Artikel Praktikum Ujian Akhir Semester Keamanan Sistem Informasi
Disusun oleh
Nama : Ainun Nur Azizah
NIM : 231011700632
Program Studi : Sistem Informasi
Dosen Pengampu : Karno Ganjar Prasetyo, S.Kom., M.Kom.
Pendahuluan
Keamanan sistem informasi merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data pada sebuah sistem komputer. Dalam implementasinya, administrator sistem tidak hanya bertanggung jawab menjalankan aplikasi, tetapi juga melakukan konfigurasi penyimpanan, pengelolaan basis data, penerapan mekanisme autentikasi yang aman, hingga perlindungan terhadap file sistem.
Pada praktikum Ujian Akhir Semester mata kuliah Keamanan Sistem Informasi ini dilakukan implementasi keamanan pada aplikasi berbasis PHP dan MySQL menggunakan Windows Server 2003 sebagai media simulasi. Kegiatan yang dilakukan meliputi implementasi web server, konfigurasi virtual storage, migrasi database, penerapan algoritma MD5 pada password pengguna, serta validasi integritas halaman web.
Tujuan Praktikum
Adapun tujuan dari praktikum ini adalah sebagai berikut.
-
Mengimplementasikan aplikasi PHP pada web server.
-
Membuat virtual hard disk berukuran 15 GB menggunakan Windows Server 2003.
-
Melakukan migrasi dan import database MySQL.
-
Menerapkan algoritma MD5 sebagai mekanisme enkripsi password.
-
Melakukan validasi integritas serta modifikasi halaman utama website.
1. Implementasi Apache Web Server
Langkah 1:
Menjalankan Laragon kemudian mengaktifkan layanan Apache dan MySQL.
Menyalin folder aplikasi ke dalam direktori C:\laragon\www.
Langkah 3:
Membuat database serta melakukan konfigurasi koneksi aplikasi.
Langkah 4:
Menjalankan aplikasi melalui browser dan memastikan proses login berhasil.
2. Konfigurasi Virtual Drive Storage & Keamanan Direktori
Langkah 1:
Membuka aplikasi Oracle VirtualBox kemudian menambahkan Virtual Hard Disk (VHD) baru berukuran 15 GB pada mesin virtual Windows Server 2003. Pada tahap ini dilakukan konfigurasi Storage pada VirtualBox dengan membuka menu Settings → Storage pada mesin virtual Windows Server 2003.
Selanjutnya dipilih opsi Create Virtual Hard Disk untuk membuat hard disk virtual baru. Hard disk dibuat menggunakan format VHD (Virtual Hard Disk) dengan kapasitas 15 GB sebagai media penyimpanan tambahan.
Pada tahap ini ditentukan lokasi penyimpanan file VHD, ukuran hard disk sebesar 15 GB, serta format penyimpanan yang akan digunakan. Setelah konfigurasi selesai, proses dilanjutkan dengan menekan tombol Finish.
Setelah proses pembuatan selesai, Virtual Hard Disk berhasil ditambahkan ke dalam mesin virtual Windows Server 2003. Hal ini ditunjukkan dengan munculnya perangkat hard disk baru pada bagian Storage di VirtualBox.
Langkah 2:
Menjalankan Windows Server 2003 kemudian membuka Computer Management → Disk Management untuk mendeteksi hard disk virtual yang baru ditambahkan.
Langkah 3:
Menjalankan Windows Server 2003 kemudian membuka Computer Management → Disk Management untuk mendeteksi hard disk virtual yang baru ditambahkan.
Setelah partisi berhasil dibuat, dilakukan proses format menggunakan sistem file NTFS dan memberikan nama volume sesuai kebutuhan.
Setelah proses format selesai, hard disk baru berhasil dibuat dan muncul pada menu My Computer dengan drive E:.
Langkah terakhir adalah membuat sebuah folder pada drive baru sebagai bukti bahwa hard disk telah berhasil dibuat dan dapat digunakan untuk menyimpan data.
3. Analisis Migrasi dan Import Database MySQL
Pada tahap ini database jasa berhasil dibuat dan berisi tiga tabel, yaitu biaya, transaksi, dan user. Keberhasilan pembuatan database ditunjukkan dengan seluruh tabel yang tampil pada halaman Structure di phpMyAdmin sehingga database siap digunakan oleh aplikasi.
4. Implementasi Enkripsi Password Menggunakan Algoritma MD5
Langkah 1:
Pada tahap ini dilakukan perubahan password pada tabel user menggunakan perintah SQL MD5() agar password tersimpan dalam bentuk hash di database.
Perintah SQL berhasil dijalankan dan password pengguna berhasil diperbarui. Hal ini ditunjukkan dengan munculnya pesan "1 row affected" pada phpMyAdmin.
Setelah password berhasil diperbarui, dilakukan proses login menggunakan username dan password yang telah ditentukan untuk menguji autentikasi pengguna.
Login berhasil dilakukan dan sistem menampilkan halaman utama (dashboard) aplikasi. Hal ini menunjukkan bahwa proses autentikasi pengguna telah berjalan dengan baik.
5. Validasi Integritas dan Modifikasi Halaman Beranda Website
Langkah 1:Pada tahap ini dilakukan pengujian aplikasi setelah penerapan keamanan. Hasilnya aplikasi dapat diakses dan proses login berhasil dilakukan sehingga sistem berjalan dengan baik.
Selanjutnya dilakukan pengecekan atribut file menggunakan
Command Prompt dengan perintah
attrib dan
dir untuk melihat status file pada direktori aplikasi.
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh file dan folder pada direktori aplikasi berhasil ditampilkan. Hal ini membuktikan bahwa proses pengecekan atribut dan struktur file telah berhasil dilakukan.